Mengalahnya Gerindra Soal Ketua MPR, Ada Kepentingan Pilpres 2024 Dan Jumlah Menteri
Politik JUM'AT, 04 OKTOBER 2019 , 21:52:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK
RMOLJatim. Sebelumnya Pimpinan MPR dari Partai Gerindra Ahmad Muzani sangat berambisi mengincar jabatan Ketua MPR. Kemudian memilih mundur teratur setelah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berkomunikasi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal kursi ketua MPR.
Kursi Ketua MPR periode 2019-2024 akhirnya resmi menjadi milik Partai Golkar. Politikus senior Golkar Bambang Soesatyo terpilih secara aklamasi, Kamis (3/10).
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin mengatakan, mundurnya Muzani bisa saja ada bargaining di belakang.
Misalnya untuk kepentingan politik di 2024. Pasalnya, Prabowo masih punya kans sebagai calon presiden. Bisa saja PDIP-Gerindra mengusung Prabowo bersama kader utama PDIP Puan Maharani.
Kompensasi lain, lanjut Ujang, bisa juga kursi menteri untuk Gerindra akan bertambah dari janji awal. Dari dua seperti isu yang berkembang, bertambah menjadi tiga.
Komentar Pembaca
Nasdem Tidak Mungkin Oposisi, Garis Partainya Se ...
SABTU, 05 OKTOBER 2019
Kata Surya Paloh Soal Kedekatan Megawati dan Pra ...
JUM'AT, 04 OKTOBER 2019
Yang Berjuang Nasdem Yang Nikmati Gerindra
JUM'AT, 04 OKTOBER 2019
Barter Jabatan Ketua MPR, Gerindra Bisa Dapat Ja ...
JUM'AT, 04 OKTOBER 2019
Gerindra Semakin Dekat Dengan Kekuasaan
JUM'AT, 04 OKTOBER 2019
PKS Tetap Istiqamah Di Oposisi
JUM'AT, 04 OKTOBER 2019





